Candi Jiwa

(Catatan Singkat Warga Lokal)
Candi Jiwa ini yang mana awalnya ialah sebuah Gundukan yang Gundul dan Cuma di Tanami dengan Rumput- Rumput yang Kering dan sedikit di tanami pohon Pisang Oleh warga Setempat. Pada Dahulu ialah di situs ini tempat Mencari Tikus oleh Para Pelajar Sekolah di Desa Segaran. Dan Konon Cerita Oleh warga Lokal Bahwa ada Juga yang bilang bahwa di Candi ini dahulu nya banyak Binatang yang singgah di sini untuk mencari makan Seperti Kambing. tetapi kambing nya pun hilang entah kemana dan pada musim banjir di Situs Candi ini waktu masih berupa Gundukan tanah ialah tempat orang atau warga lokal menghuni atau singgah di atas candi ini ketika musim banjir.
"Created by  Agus Rahmat (BagusKhare)

*Dan Candi ini sekarang sudah selesai di Pugar dan layak untuk di kunjungi untuk wisata lokal di batujaya, Banyak yang berkunjung ke Candi jiwa dengan tujuan Pendidikan dan juga hanya sekedar liburan dari berbagai kalangan dan kadang Candi ini di jadikan tempat ibadah untuk Umat Budha dan Hindu.

Kunjungi Juga Website Candi Jiwa dan dapatkan Petunjuk Arah di http://candijiwa.business.site/


Sireum Hideung Production - Pabaru Sunda Karawang
Mister Tukul- Jejak Gaib Karawang

Om Namah Sivaya Membahana Di Candi Jiwa

 *Data Kegiatan Eskavasi :
(Buku Hasan Djafar dan Tim Arkeologi)
Situs ini pertama kali di ekskavasi pada tahun 1985 dan dilanjutkan pada tahun 1986 oleh Tim Arkeologi Fakultas Sastra UI dalam rangka KKL, yang merupakan praktek terpadu dalam mata kuliah metode Arkeologi yang dipimpin oleh Mundardjito.

Dari dua kali kegiatan eskavasi di situs ini telah dapat ditampakan seluruh permukaan bangunan yang tersisa dan beberapa bagian kaki candi. Candi ini sudah tidak utuh, yang ditemukan hanya bagian kaki candi yang berukuran 19 x 19 m dengan tinggi seluruh bangunan yang tersisa 4,70 m dengan orientasinya tenggara- barat laut.di keempat sisi candi tidak terdapat tangga naik atau pintu masuk. Kaki candi memiliki susunan perbingkaian atau pelipit penyangga (uttara), dan pilipit setengah lingkaran (kumuda) dari atas bangunan yang tersisa, tampak susunan bata yang melingkar dengan diameter 6 m. Susunan bata melingkar ini dibatasi oleh susunan bata yang di pasang tegak ( rolak ) yang membentuk bujur sangkar dengan panjang 10 m, susunan pasangan bata seperti ini mengingatkan kita pada bentuk susunan dasar Stupa ( Jurusan Arkeologi FSUI 1985, 1986 ). Dengan demikian besar kemungkinan situs candi jiwa merupakan sebuah candi berbentuk stupa.

Candi jiwa mulai di pugar pada tahun 1996 sampai 2001 oleh Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala,Departemen Pendidikan Nasional (sekarangt menjadi Direktorat Peninggalan Purbakala, Dep. Kebudayaan dan Pariwisata), melalui Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala (sekarang Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) BP3 Serang .

Pada waktu pengupasan halaman sekeliling candi telah ditemukan Struktur berupa hamparan pasangan bata yang menutupi permukaan tanah.Srtuktur ini mengeliling bagian bawah kaki candi di keempat sisi dengan ukuran 2,65 m. Pinggiran struktur ini di batasi dengan bata yang dipasang tegak memanjang. Struktur ini memperlihatkan sebuah jalan yang di buat mengelilingi kaki candi. Maka dapat dipastikan bahwa jalan yang mengelilingi bangunan candi tersebut adalah sebuah jalan ( patha ) atau (pradaksina).






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batujaya adalah

Museum Batujaya (Museum Situs Cagar Budaya Batujaya)